BAB 64

2932 Kata

BAB 64 Mobil yang dikendarai Abimanyu baru saja terparkir di halaman indekos megah yang ditempati Celia. Wajah lelah Abimanyu turun dari balik kemudi, lalu menyerahkan kunci pada sang pemilik. “Loh, kenapa malah balik ke kosan gue, sih? Bukannya nganterin lo dulu? Tar lo baliknya gimana, Mas?” Celia menatap lelaki dengan tampang jadul itu. Senyum terkulum di bibir Abimanyu ketika mendengar Celia mengakhiri panggilan untuknya dengan kata ‘mas’. Entah kenapa, kata sederhana itu terdengar sangat indah di telinganya. “Saya lelaki, Non. Gak masalah pulang malam sendirian.” Abimanyu mengangguk seraya menunduk untuk menjaga pandangan. “Gue anterin lagi, yuk.” Celia sudah hendak naik kembali, tetapi Abimanyu melarang. “Enggak usah, Non. Saya gak akan tenang kalau gak melihat Non Lili sampai

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN