Chapter 21

1250 Kata

Wajah Gadis itu sudah merah padam. Dia sangat kesal pada laki-laki di sampingnya ini. Katanya sebentar, tetapi kenyataannya mereka berkeliling sekolah sampai kakinya mau copot, rasanya. Tak hanya di situ saja, setelah dia kelelahan mengikuti mereka berdua, tiba saatnya pulang, gadis yang bernama Sarah itu ternyata belum ada yang menjemputnya—katanya mobilnya mogok. Dan berakhir, dia yang harus mengalah—menunggu manusia yang ngaku-ngaku pacarnya itu mengantar dulu gadis itu ketimbang dia—padahal laki-laki itu sudah tahu jika dia dalam keadaan sakit perut. “Yang!” Gadis itu memalingkan wajahnya, tidak peduli lagi dengan raut wajah pacarnya yang terus menatapnya tidak enak hati. Sementara gadis yang bernama Sarah itu terus menunduk dengan badan sedikit bergetar. “Ti—tidak apa, Kak. Bi—

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN