Yang membuat Aga semakin merasa bersalah karena Marsha benar-benar tidak marah atas kepergoknya Aga Bersama wanita lain, tidak seperti sebelum-sebelumnya kalau Aga jalan dengan perempuan lain, ia pasti akan langsung marah-marah enggak jelas, dan tidak akan berhenti mengomel sampai pagi, tetapi berbeda dengan sekarang ia sama sekali tidak marah dan seakan berlaku tidak terjadi apa-apa. Hal itu membuat Aga jadi bertanya-tanya, sebenarnya Marsha kenapa? Ia bisa tetap tersenyum, dan membelanya di hadapan orang banyak tadi, ia marah kepada dirinya sendiri yang tidak bisa setia kepada satu wanita, seharusnya ia bisa lebih menjaga perasaan istrinya dan menjaga keharmonisan rumah tangganya bukan malah menyeleweng seperti ini, apalagi di antara mereka sudah ada anak, ada Kinara yang semakin lama se

