Tak terasa waktu terus berlalu, Celia sudah pulang dari rumah sakit dan hubungan rumah tangga Laura dengan Bian pun sudah berakhir. Sidang perceraiannya berjalannya begitu lancar, tanpa ada hambatan langsung disetujui oleh pengadilan karena alasan perceraian mereka pun masuk akal. Laura hancur ketika pengadilan mengetuk tiga kali palu tanda bahwa mereka benar-benar bercerai. Namun, Laura tidak memiliki kesempatan untuk mempertahankan rumah tangganya dengan Bian karena memang ini semua adalah kesalahannya. Kini Laura bukan hanya kehilangan Bian, tetapi Sekarang ia juga kehilangan kedua anaknya, Farel maupun Celia tidak ada yang mau ikut dengannya, karena kedua anaknya beranggapan bahwa bersama Laura masa depan mereka tidak akan terjamin, dan sekarang Laura hanya pasrah menerima nasibnya. L

