Tangis Kecewa

1022 Kata

"Aku mau numpang mandi dulu, ya, Thar. Aku tadi nggak sempet mandi dulu. Soalnya buru - buru pengin ke sini." "Astaga ... pantesan dari tadi kecium bau kecut. Ternyata dari kamu." Freya langsung mencubit lengan Athar. Athar pun memekik. "Sakit, tauk." Athar mengelus - elus lengan malangnya. "Salah sendiri punya mulut nggak dijaga." Freya kemudian segera beranjak. Padahal jelas - jelas ada kamar mandi tamu. Tapi Freya memilih masuk ke dalam kamar Athar, lalu masuk ke dalam kamar mandi yang ada di kamar itu Freya segera mengeluarkan isi tasnya. Ia letakkan tas itu di atas meja wastafel marmer. Untung meja wastafel ini cukup luas, disertai dengan cermin yang sama luasnya dengan panjang meja itu. Freya menggosok giginya terlebih dahulu. Selesai, ia segera menyalakan kran air hangat, m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN