Athar kini duduk di runag tamu. Baru lah Archie menyusul masuk dengan wajah kesal maksimal. "Aku hanya ingin klarifikasi." Athar lanjut bicara. "Aku hanya ingin mendengar dari mulut kamu. Bahwa kamu nggak benar - benar benci sama aku. Hanya itu." Archie masih terdiam, sama sekali tak berniat menanggapi ucapan adiknya. "Ayo lah, Ar. Ajuin aja. Itu bener, kan? Kamu sebenarnya sayang, kan, sama aku?" Athar masih terus berusaha mendapatkan jawaban dari Archie. Namun yang bersangkutan tetap urung menjawab hal itu. "Oke, fine. Aku akan tunggu sampai kamu memberi jawaban. Aku nggak akan pergi dari sini, sebelum kamu memberi jawaban iya." Agaknya Archie masih tidak peduli dengan apa pun yang diucapkan oleh Athar. "Lebih baik kamu cepat pergi dari sini. Aku butuh konsentrasi untuk menyelesai

