Satu Minggu

1001 Kata

"Sebenarnya mau Lo apa? Kenapa Lo ngelakuin semua ini?" Archie yang terpojok akhirnya meluapkan amarah itu. Ia berteriak sangat keras mengungkapkan betapa ia kesal. "Bukannya gue udah bilang, gue mau Lo mengakui kalau Lo ngga bener - bener benci sama gue. Apa susahnya, sih? Kan tinggal ngaku doang? Ayo lah, Ar ... kita udah terlalu tua buat terus - terusan berantem nggak jelas. Urusan Freya juga udah selesai kan. Freya sekarang udah jadi milik Lo seutuhnya. Gue ngga akan ganggu kalian lagi. Jadi udah nggak ada hambatan kita berdamai. Bukannya lebih indah kalau kita bersikap layaknya saudara pada umumnya? Akrab, akur, dan kekeluargaan?" Archie terdiam mendengar ucapan Athar. Jujur sebenarnya ia pun pernah beberapa kali memikirkan tentang hal itu. Tentang dirinya dan saudaranya, kenapa tak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN