"Tuh, Athar juga lagi latihan piano suaranya. Gimana kalau nenek panggilkan dia?" Nenek tak menyerah. Ia masih terus mencoba. "Nek, udah dong. Sumpah aku jadi males banget sekarang. Bisa nggak tolong jangan bahas dia lagi." Archie berusaha bersabar untuk tidak mengedepankan ego dan emosinya, karena ini adalah Neneknya, orang yang paling ia hormati dan ia sayangi seumur hidupnya. Sadar bahwa cucunya sedang kesulitan mengendalikan ego dan juga emosinya, sang nenek memutuskan untuk menghentikan usahanya. Ia akan memikirkan cara lain untuk mendekatkan Archie dan Athar. Dan akan ia lakukan nanti. Setidaknya ia beri jarak dengan hari ini. Karena kalau dipaksakan hari ini, Archie akan benar - benar kehilangan kontrol dirinya. *** Ia coba mengingat - ingat, apa kira - kira yang bisa ia gunakan

