Tanpa Keraguan

1002 Kata

Ia pun tak lagi bisa tenang. Ia segera mengubah posisinya dari berbaring menjadi duduk. Seakan tak mempedulikan rasa sakit di dadanya karena tembakan itu. Ia melepas jarum infus di tangannya. Membuat darah mengucur dari bekas sematannya. Ia juga melepas selang oksigen dari hidungnya. Entah sudah berapa lama ia di sini. Ia pun tak tahu. Archie mulai turun dari ranjang. Rasanya aneh ketika kedua kakinya memijak lantai. Bisa jadi ini karena dirinya yang sudah terlalu lama tidak menggunakan kedua kaki sebagaimana mestinya. Yang memacu Archie untuk bergerak semakin cepat. Ia hampir terjatuh ketika mulai mengayunkan langkah. Namun ia berhasil berpegangan, sehingga mencegahnya untuk jatuh. Perlahan namun pasti, hingga akhirnya ia berhasil sampai di pintu. Ia membuka pintu perlahan. Ia liha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN