Sambal Bawang

940 Kata

Athar akhirnya keluar dari sana. Disambut senyuman manis Freya. Seakan bangga dengan keputusan dan keberanian yang dilakukan oleh Athar. Freya menatap bekas dari luka - luka operasi itu. Dan Athar hanya berdiri di saja untuk beberapa saat lamanya. Membiarkan Freya menatap semuanya terlebih dahulu. Dari pandangan Freya, sama sekali tak ada rasa jijik atau takut. Ia justru tersenyum bangga. "You Don ' t have to fake smile." "So my smile looks fake for you?" Athar tersenyum kecil. "No. But you may express your real thought and feeling." "This is the real of them." Athar masih terpaku di sana. Sebelum akhirnya ia mulai melangkah mendekat. Rasa tak percaya diri itu masih tersisa. Namun ia berusaha melawannya. Perlahan Athar naik ke atas ranjang king size itu. Freya menyambut dengan han

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN