Ibarat kata air mata jatuh ke perut, semua hal yang terjadi selama ini hanya bisa ditahan. Kesedihan menertawakan di balik dusta tak bertepi, mengelilingi sukma jika kebahagiaan hanya sebatas angan. Kehilangan menjadi suatu hal terburuk dalam hidup. Terlebih kehilangan orang tercinta dan berharga merupakan pukulan telak. Tidak mudah menghapus kenangan yang pernah dibagi bersama. Asam, manis, pahit episode dilalui melukiskan kebersamaan. Namun, entah bagaimana takdir bermain, seseorang yang dianggap sebagai tumpuan hidup nyatanya hilang tanpa sepatah kata. Sepuluh tahun bukan waktu sebentar lagi Kenzie mencari keberadaan Permata. Selama itu pula banyak cerita yang didapatkan. Mulai dari kebenaran perihal perselingkuhan sang ayah, sampai perjodohannya dengan mantan kekasih masa remaja

