"Kau tidak bisa melaporkan aku ke polisi!" ketus Jacky, wajahnya tampak frustrasi. "Aku sudah hamil anakmu, rekaman di hotel terlihat dirimu yang masuk ke kamarku, mana mungkin aku tidak bisa menuntutmu," jawab Molly. "Molly, dengarkan aku, kalau kau hamil itu bukan anakku, aku tidak menyentuhmu sama sekali. Semua ini adalah rencana kakakmu, dia yang ingin memisahkanmu dengan Vincent. Dia membayarku untuk ikut serta dalam bagian dari rencananya," ungkap Jacky dengan suara rendah, berusaha meyakinkan Molly. Molly terdiam sesaat, Sebelum ia merespons, pintu ruangan karaoke itu tiba-tiba terbuka, dan Vincent masuk dengan langkah mantap. "Vincent Cavendish?" tanya Jacky hampir tidak percaya, wajahnya tampak terkejut. Vincent melangkah pelan namun pasti, tatapannya menusuk ke arah Jacky ya

