Hilang Kepercayaan

1100 Kata

--- Keesokan harinya. Sinar matahari pagi menerobos masuk melalui celah tirai, membias samar di ruangan hotel yang asing bagi Molly. Udara terasa dingin, kontras dengan suhu tubuhnya yang hangat, hanya tertutupi oleh selimut tipis. Perlahan, kelopak matanya terbuka, dan pandangannya menyapu sekeliling ruangan. Asing. Tidak ada satu pun benda di sana yang terasa familiar. Begitu kesadarannya pulih sepenuhnya, rasa terkejut menyergap. Ia mendapati dirinya telanjang di bawah selimut, seolah semua pakaiannya lenyap begitu saja. Jantungnya berdegup kencang, d**a terasa sesak oleh ketakutan yang belum ia pahami. "Apa yang terjadi, kenapa aku tidak bisa ingat?" gumamnya pelan, hampir seperti bisikan takut kepada dirinya sendiri. Tangannya meraba ke sisi tempat tidur, mencari sesuatu untuk di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN