"Tepat di depan rumah Kakek dan Nenek Cia memanggil dengan kerasnya,
Cia :" Nenekkkk,,,,,Kakekkkk,,,.
(Nenek dan kakek yang sedang duduk saling berhadapan yang langsung menengok ke arah depan rumah dengan kaget melihat Cia,,,, cucunya yang cantik dengan rambut terurai matanya yang indah)
"Cia langsung memeluk Nenek dan Kakeknya sambil menangis terus Cia bertanya:,,,,
Cia :" Kakek Nenek bagaimana kabar kalian. Maafkan Cia,,,Cia sudah menelantarkan kalian. 'Ujar Cia sambil menangis",
Kakek dan Nenek :" Sudah cucuku,, Kakek dan Nenek sudah melihat Cia datang ke rumah kakek dan nenek dengan keadaan sehat. Ujar Kakek dan Neneknya.
"Cia mulai memperkenalkan Yusman kepada Kekek dan Neneknya, Cia menceritakan pengalaman hidupnya selama ada di kota sampai akhirnya menikah dengan Yusman. Kekek dan Nenek merasa senang mendengar Cia sudah menikah dengan Yusman laki-laki yang sangat baik dan bertanggung jawab.
"Terus si kakek memberi amanat".
Kakek :" Yusman,,, Kakek titip Cia, jangan sampai menyakiti Cia sampai Cia bersedih. "Ujar kakek sambil memegang bahu Yusman".
Yusman :" Baik kakek Yusman. Akan sebaik mungkin menjaga cucu Kakek dan Nenek
Kakek :" Cia adalah Cucu satu satunya cucu yang sangat disayangi Kakek dan Nenek. "Ujar kakek kepada Yusman".
" Malam hari pun tiba Cia,Yusman, Kakek dan Nenek berbincang sambil menonton televisi. Dengan suara rintik hujan di luar rumah, suasana hangat dengan makanan desa yang ada dihadapan mereka.