Hari berlalu dengan cepat. Johan terus menekan Brigitta masalah plakat perjodohan. Sang permaisuri jadi pusing. Wanita itu hanya bisa mengusulkan istri kedua bagi sang raja di dewan forum. Hal ini membuat semuanya berang. Plakat raja terdahulu membuat kekuatan bagi plakat yang dibawa oleh Duke Johan. “Yang Mulia, biar kami cari solusi agar darah raja tak tumpah. Simbol kerajaan ini hanya ada stempel raja terdahulu, mohon tahan diri yang Mulia,” ujar para menteri dan staf istana. Brigitta tentu harus tunduk di bawah hukum. Johan tentu tak terima, ia langsung protes. "Kalian tak mengindahkan simbol tertinggi kerajaan!” pekiknya tak terima. “Maaf Duke Johan, tetapi simbol ini kekuatannya abu-abu, karena Raja sudah meninggal dunia, terlebih My King sudah beristri!” sahut staf kepresidenan

