SEBUAH TINDAKAN

1150 Kata

Brigitta banyak termenung setelah mendengar apa yang dikatakan menantunya barusan. Wanita itu sangat sedih, tetapi ia berharap keputusannya adalah yang terbaik. Ia berharap Dukes Emma bisa meredam gejolak yang timbul jika nanti Innaya mundur jadi ratu kerajaan ini. Sedang Emma dan ayahnya tertawa-tawa. Keduanya tak peduli dengan apa yang terjadi di istana. Johan bahkan mangkir dari panggilan raja untuk melaporkan hasil pajak wilayah yang ia kuasai. Pria itu kini tengah membelai tubuh telanjang putrinya. “Jadi kau sudah menyerang perempuan itu dengan kata-kata pedasmu?” tanya pria itu dengan napas berat. “Tentu, aku sudah menyadarkan perempuan beruntung itu agar kembali ke habitatnya,” jawab Emma sinis. “Tapi pasti sulit, karena sekarang dia hamil,” sahut Johan. “Akan kubuat dia stress

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN