Aku. Tunangan. Severus. Kurapalkan mantra itu berkali-kali dalam kepalaku. Membuat diriku percaya. Kejadian tadi malem itu bener-bener di luar dugaan. Bagaimana bisa ayah membuat kami bertunangan tanpa menanyakan dulu pada kami? Aaaaargh!! Kuacak rambut frustasi. "Selamat ya Kak Ruby." Hah? "Selamat ya Kak. Aku ikut senang." Hah? Hah? Aku menoleh ke kanan dan kiri, para junior memberiku selamat. Selamat apa? Aku kan lagi ga ulang tahun? "Ruby jahat nih! Ga ngundang-ngundang!" Sejak kapan aku ulang tahun ngundang temen-temen. "Tau nih, padahal kan kita sekelas. Jahat ih." ujar Andy. "Ada apaan sih Ndy?" tanyaku mendekatinya. "Rubyyyy!! Kamu kok tunangan sama Sev ga bilang-bilang sih? Nyebelin!!" What the?! Tau darimana ini si Lina? Apa jangan-jangan daritadi orang-orang

