Bab 29

1202 Kata

Joan menghentikan kegiatannya merias wajah. Dia menatap Arlo lewat bayangan di cermin. Merasa heran dengan keinginan kakak kelasnya itu. “Buat apa, Kak? Kita juga tidak akan bisa ketemu di sana,” timpalnya. “Aku hanya ingin tahu di mana kamu tinggal, Jo.” Arlo mengungkapkan alasannya sambil terus menyisir rambut Joan. Gadis itu menghela napas panjang. “Tidak usah, Kak. Belum saatnya.” Dia kembali menyapukan bedak padat di wajah. Mencoba tak peduli dengan ekspresi Arlo yang berubah suram. “Apa tidak boleh kalau hanya ingin tahu, Jo,” bujuk Arlo sekali lagi. Joan meletakkan bedaknya di meja rias lalu menatap bayangan Arlo lagi. “Kalau sudah tahu terus mau apa, Kak?” “Siapa tahu aku tersasar di Bogor, jadi aku bisa mampir ke rumahmu untuk tanya alamat yang kucari,” jawab Arlo. Joan tert

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN