Bab 16

1116 Kata

Kamal melirik sang istri kemudian menggeleng. “Tidak apa-apa, Sir. Ayo kita lanjutkan makan saja,” ucapnya yang membuat Linda menghela napas lega. Wanita paruh baya itu tidak ingin melihat suami dan anaknya bertengkar lagi. Apalagi di hadapan kedua besan dan menantunya. Mereka pun meneruskan makan malam sambil tetap berbicara soal bisnis. Memang selalu seperti itu, kalau pengusaha bertemu dengan pengusaha, pasti selalu bisnis yang jadi bahan pembicaraan. Setelah itu para pria duduk-duduk di teras belakang sambil menghisap cerutu. Hanya Arlo yang tidak melakukannya. Dia malah sibuk dengan gawai sambil sesekali bicara kalau ditanya. Sementara itu para wanita duduk-duduk di ruang keluarga. Membicarakan tas atau model baju bermerek keluaran terbaru dan yang edisinya terbatas. Ketiga wanita i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN