Wijaya mengajak kembali pulang kerumah setelah apa yang dilakukan tadi, ketika sampai dirumah dimana anak-anak sudah berkumpul saling bertukar cerita dan Devan sangat menyayangi kedua adiknya bahkan mereka berdua juga dekat dengan Tina seperti kakak sendiri membuatku merindukan kedua saudaraku yang sudah lama tidak bertemu. Tina yang melihatku langsung menarikku masuk kedalam kamar meninggalkan Wijaya bersama anak-anak dan cucunya. "Coba" Tina menyerahkan bungkusan aku menatap benda yang dibawa dan menghembuskan nafas perlahan "kita pastikan bersama" aku hanya bisa mengangguk mendengar permintaan Tina. Aku melakukan semua sesuai dengan instruksi yang ada di kemasan setelah selesai semuanya aku membuka pintu kamar mandi dimana Tina masih menatapku dengan tanda tanya dan aku hanya mengangk

