Tubuh Shara benar-benar remuk. Ternyata dia salah besar mencium suaminya tadi pagi, yang malah membuat hasrat suaminya terpancing. Apalagi tubuh mereka yang masih sama-sama polos pagi itu, semakin memudahkan Arian melakukan aksinya. Jadilah mereka menghabiskan sepanjang pagi di dalam kamar, hingga menjelang siang baru Arian menyudahi kegiatan panas mereka. Shara terkulai lemas di atas tempat tidur, dengan hanya selimut tebal menutupi tubuh mungilnya. Tenaganya terkuras habis untuk melayani nafsu suaminya yang begitu besar. Jujur saja, Shara kewalahan mengimbangi tenaga Arian, hingga membuat tubuhnya seakan terpisah dari tulang-tulangnya. Arian keluar dari kamar mandi dengan lilitan handuk di pinggangnya. Dia berjalan menuju tempat tidur, dimana istrinya masih tertidur pulas. Terbersit r

