Ayah memalingkan wajahnya dari menantunya yang duduk di sampingnya. Menatap nyalang dengan perasaan yang gundah. Kekecewaan kini bersarang dalam benak pria rentan itu. Setelah mendengar pengakuan Arian, sang menantu, sungguh dia tidak pernah menyangka. Ternyata putrinya telah dibuat menderita olehnya tanpa alasan yang jelas. Membuat putrinya bagai wanita yang tidak memiliki harga diri. Hatinya yang paling dalam merasakan sakit ketika mengetahui apa yang telah dialami putrinya. Dia saja yang merawat Shara dengan segenap jiwa dan raganya dan hampir tidak pernah menyakitinya. Tapi Arian, pria itu melakukan apa yang tidak pernah dilakukannya, membuat Shara merasakan sakit yang tidak pernah dirasakannya. Memangnya siapa Arian itu, kenapa dia begitu lancang membuat putri semata wayangnya mend

