Bab 8 "Nggak usah nangis," cibir Joshua ketika sudah keluar dari ruang ganti. Secepat mungkin Sarah mengusap wajahnya lalu menarik ingusnya yang keluar. "Aku, aku nggak nangis kok," elak Sarah. Suara parau itu tentunya tidak bisa membohongi Joshua. Joshua kemudian berjalan mendekat, berdiri di hadapan Sarah yang kini tengah memunguti lembaran uang yang berserakan di lantai. Sarah kembali menata lalu memasukkannya lagi ke dalam amplop, sementara Joshua tetap berdiri melipat kedua tangan seraya menaikkan satu ujung bibirnya. Ketika Sarah berdiri, Joshua langsung merebut amplop itu dari tangan Sarah. "Kamu mau menerima uang ini?" Joshua mengangkat amplop itu tinggi-tinggi. Sarah langsung kembali merampasnya. "Tentu saja. Itu gajiku selama satu bulan, tahu!" Dan amplop itu kembali berpin

