Bab 10 Mereka berdua sudah sampai di ruang makan. Sikap mereka masih sama acuh dan sesekali melempar tatapan sinis. "Kalian nggak bosen kaya gitu terus?" sindir mama sambil meletakkan piring di atas meja. "Dari dulu kalian nggak pernah akur." Ben sudah menarik kursi dan duduk sementara Joshua masih berdiri. Dia mengambil segelas air putih lalu melenggak keluar. "Kamu nggak ikut makan, Jo?" tanya papa yang baru bergabung. Joshua berjalan terus. "Nanti saja." Joshua duduk di ruang tengah. Ia meletakkan gelasnya lalu menyalakan tivi dengan volume cukup tinggi hingga terdengar jelas sampai ke ruang makan. Ben yang merasa tidak nyaman, sudah beberapa kali mendesah sembari menggigit dagingnya hingga membuat mulutnya penuh. "Pelan-pelan, Ben. Nanti kamu kesedak," Mama mengingatkan. Dia men

