CHAPTER 43 CENAYANG KE-7 (PART 4)

2785 Kata

“Kenapa diam? Katakan padaku apa kau bertemu dengan roh Jane di sana?”  Flinn kembali menanyakan pertanyaan yang sama padaku, dan aku masih tetap diam membisu dengan kepalaku yang tertunduk. Dia pasti tidak menyadari bahwa aku sedang menangis saat ini. Jika dipikir-pikir, aku yang dulu cukup tegar dan jarang sekali menangis sekarang sudah berubah menjadi seseorang yang cengeng jika berkaitan dengan Flinn. Aku merasa telah banyak berubah semenjak bertemu dengannya. Jika boleh memilih, ingin sekali aku bisa kembali menjadi diriku yang dulu ketika belum mengenalnya.  Kurasakan sentuhan tangan Flinn pada bahuku, dia menarikku paksa sehingga aku mau tidak mau kini berhadap-hadapan dengannya. Memang sejak tadi aku terus membelakanginya, lebih tepatnya aku tidak sanggup menatapnya.  “Kenapa ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN