Sampai kemudian, ada seseorang yang memanggil kami. Tentu kami tahu siapa sang pemanggilnya. Dia adalah Icha, dengan Pasha yang juga berada di sampingnya. Kutatap Shela sejenak, kemudian mengajak dirinya untuk mendekati mereka berdua. Aneh, padahal ruangan mereka berbeda, tapi bisa-bisanya secepat itu mereka sudah berkumpul berdua. Pikirku saat itu, pasti di antara mereka berdua memang ada apa-apanya. "Lo Cha. Lo ngapain di sini?" tanya Shela. "Yang harusnya nanya itu gue. Lo ngapain di sini?" tanya Icha balik. "Ya terserah gue lah mau apa ke sini. Terus lo ngapain?" "Terserah gue juga, lah," ucap Icha. "Gue serius," kata Shela. "Lo kan tahu sendiri kalau gue itu ikut olimpiade. Ngapain lo masih nanya?' ucap Icha tak santai. Begitulah kalau dua sahabat sudah bertemu. Pasti akan men

