•Buy the Farm•

1510 Kata

Jagi yang berada dalam tubuh Chiyo tersenyum lebar. “Anak pintar. Kau benar. Sebenarnya aku tidak unggul bertarung langsung seperti tuan Enma, makanya sejak manusia berhasil memburu iblis, aku melarikan diri dan bersembunyi.” Kazan mengerjap, menatap koto yang dia pegang. “Coba pakai ini.” Jagi menerima sodoran alat musik koto. “Chiyo, jiwa manusia yang ada di dalam dirimu bisa memainkannya. Mungkin, jika kau mau meminjamkan kemampuanmu, kau berhasil mengendalikan Majin,” kata Kazan. Iblis angsa hitam itu langsung menutup mata, bergantian dengan Chiyo. Gadis itu membelalak kaget melihat kuku dan jemarinya yang menghitam karena pengaruh keberadaan Jagi. “S-sebentar, aku sangat gugup ....” Gadis itu duduk melipat kaki di trotoar depan markas, memangku koto. Dia menarik napas dalam-dalam,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN