Iblis itu memiliki fisik tubuh dan kepala mirip Pteranodon—dinosaurus bersayap. Dari leher sampai kaki dibalut jubah dari kulit. Manik besar kuning kecokelatannya bergeser menatap kedatangan Majin. “Di sini tidak ada manusia, kalau kau bertanya,” katanya dengan penurutan yang sopan dan dingin layaknya manusia. “Aku ke mari untuk menawarkanmu raga manusia.” “Ya.” Dia melihat tubuh anak manusia yang tergeletak di tanah di depan jejeran tanaman basil. “Iblis lain mengatakan soal kau padaku beberapa waktu lalu. Iblis yang berkeliling mengajak iblis lain untuk menciptakan keributan.” Mendengar nada tidak bersahabat, Majin berkata, “jadi, kau mau ikut?” “Tentu. Kau mungkin tidak ingat, tapi aku pernah dikurung bersamamu oleh pemburu. Aku ingin mematahkan tangan-tangan kecil itu atas perbuat

