Terihat Sera sedang berada di kamarnya, sampai sekarang Rama belum menampakkan batang hidung di hadapan Sera. Sera takut kalau Rama marah lagi padanya, ia takut kejadian tempo hari terulang di mana Sera hampir dilecehkan oleh Rama. Karena bosan Sera memilih untuk turun ke bawah, ia tak menyangka ada orang lain selain Rama di ruang tamu. Mungkin itu teman Rama, begitu pikir Sera. Sera pun tersenyum ke arah mereka yang juga sedang tersenyum ke arah Sera, lalu ia melanjutkan langkahnya menuju dapur. "Siapa itu cantik sekali," komentar Rafael, ia baru pertama kali ini melihat wanita yang tidak berdandan tapi tetap cantik. Rafael terus saja melihat Sera, sampai sera menghilang dari pandanganya. Ia tertarik dengan Sera. "Rama kenalin dong dengan perempuan itu," ucap Rafael—sahabat Rama.

