Pulang

1323 Kata

~Vino POV~ Mataku menjelajahi area bandara, tapi sejak tadi belum terlihat orang yang sedang aku cari. Terdengar suara seseorang yang memanggil namaku dan Adin dari arah belakang. Ya! Mereka mama dan papa. Sebelum aku berlari menghampiri mereka, Adin terlebih dahulu berlari ke arah mereka. Adin memeluk mama sangat lama. Saat aku hampiri, aku mendengar suara tangisannya. Mama dan papa mengusap punggungnya dengan sayang. Aku bertanya menggunakan sorot mataku pada mama sebagai isyarat. 'Adin kenapa?' mama hanya tersenyum seraya berucap tanpa suara 'mungkin dia kangen'. Mungkin rasa rindu Adin pada mama dan papa lebih besar dariku. Aku mengusap kepalanya. "Adin?" dia mengangkat kepalanya. Matanya sembab dan merah, kemudian dia tersenyum. "Maaf kak, aku kangen banget sama mama

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN