~Adin POV~ From : unknown number Jangan pernah berpikir buat dapetin Vino! Karena dia cuma MILIK GUE!!! Lo inget! Kalo lo sampe berani-beraninya rebut hati dia! Nyawa lo ditangan gue!!! Astagfirullah! Siapa ini? Keringatku bercucuran saat membaca pesan singkat ini. Apa jangan-jangan... ••• Aku turun kebawah kembali bergabung bersama yang lainnya. Terlihat mama, papa dan bi Surti yang masih asik berbincang-bincang. Kak Vino berdiri dan tersenyum padaku. Tapi tiba-tiba aku melihat kerutan di keningnya. "Kamu kenapa? Kok pucat gitu? Kamu sakit?" telapak tangannya menyentuh keningku. "E-eh enggak kok kak, aku gak papa kak," aku menurunkan tangannya di keningku dengan lembut seraya tersenyum. "Kamu yakin?" suara nya masih berupa bisikan. Aku mengangguk sebagai jawaban. "

