Setelah ashar, Bayu dan Jaka baru pulang kuliah kedua pemuda itu terlihat lelah sekali. Ketika baru sampai di depan teras, mereka mendengar suara Kinan yang menangis sambil memanggil ibunya. "Mamah pulang. Hu ... hu ...," tangis bocah itu sambil meraung. "Kinan kenapa menangis Teh?" tanya Jaka yang langsung mengambil bocah itu dari gendongan Ninis. "Tidak sabar menunggu mamahnya pulang. Saya telepon ponsel Teh Mela tidak aktif," jawab Ninis memberitahu. Bayu segera menghubungi kakaknya dan tidak tersambung. Ia kemudian menelepon salah satu karyawan di rumah makan Kayu. [Halo Rum, ada Teteh Kinan?] tanya Bayu ketika panggilannya terhubung. [Hari ini Teteh Kinan tidak datang Kang,] jawab pelayan itu dari seberang sana. [Yang benar kamu?] tanya Bayu menegaskan. [Benar Kang,] jawab pe

