Mentari tampak condong ke ufuk barat. Mela dan kelurganya sudah sampai di rumah. Ketika wanita itu baru saja mengganti bajunya dan Kinan tengah tidur siang. Tiba-tiba terdengar suara telepon berdering. Ternyata Roy yang menghubungi. [Halo Kang Roy, maaf tadi saya pulang tidak pamit. Soalnya Kinan rewel,] ujar Mela memberikan alasan yang terdengar masuk akal. [Iya tidak apa-apa Teh, namanya juga anak-anak. Saya cuma khawatir terjadi sesuatu,] sahut Roy dari seberang sana. [Saya baik-baik saja Kang, terima kasih atas perhatiannya,] ucap Mela kembali. [Sama-sama, lain kali kita makan bertiga mau ya!] ajak Roy kemudian. [Insha Allah Kang,] ucap Mela dan percakapan itu pun berakhir. Baru saja Mela meletakan ponselnya, tiba-tiba berdering kembali. Dengan spontan wanita itu menerima panggil

