Sepanjang perjalanan pulang, Kendra terus saja tertawa. Bahkan ketika sampai rumah dan sudah naik ke atas tempat tidur, pria itu terus saja menyunggingkan senyum dengan lebar seolah baru saja menyaksikan pertunjukkan komedi yang begitu spektakuler. Luna awalnya hanya memerhatikan saja kelakuan sang suami. Tapi melihat gelagat aneh dan tidak biasa itu terus berlanjut sampai rumah bahkan dibawa ke atas tempat tidur, ia yang keheranan tentu memilih untuk bertanya secara langsung dari pada menebak-nebak hal apa yang sebenarnya terjadi. "Kamu kenapa ketawa-ketawa mulu, sih? Emangnya ada yang lucu?" Kendra menggeleng. Menghabiskan tawanya, pria itu pelan-pelan menjawab pertanyaan Luna. "Aku tuh ngerasa lucu aja kalau inget percakapan antara kamu sama Viola di acara gala dinner tadi." Seben

