"Udah nggak usah basa-basi. Cepat kasih tau, kamu mau ngomong apa. Dan ada rencana apa sebenarnya." Setelah berpapasan di depan lift dengan salah satu pria yang merupakan sepupu Kendra, Viola pada akhirnya setuju untuk ikut pergi ke salah satu coffeshop yang lokasinya tak begitu jauh gedung Palma Palace. Begitu sampai, keduanya langsung mengambil posisi duduk di sudut ruangan. Kemudian mulai membahas rencana penting yang mungkin akan dikerjakan dalam waktu dekat. "Santai, Viola. Kamu nggak mau kangen-kangenan sama aku? Atau mungkin mau pesan minum dulu?" tawar pria itu. Berusaha sekali bersikap dengan ramah. Viola langsung berdecak. Sebenarnya tidak begitu berminat meladeni pria di depannya. "Nggak usah mancing. Hubungan kita berdua itu cuma untuk senang-senang aja," balas Viola denga

