Lumayan tidak nyaman rasanya duduk diantara kedua orang tua Fachri, Rachel , dan kini ada Mayang, kakak sepupunya. Duduk, seraya bercerita dan sedikit bercengkrama. Meskipun Fachri menggenggam tangannya, tetap saja Arin canggung dengan keadaan saat ini. Terserah ingin dikatakan tidak sopan atau apa, yang jelas ia tidak nyaman saja saat ini. Selain karena melihat keakraban Rachel,m dengan Fachri, rasa tidak nyaman itu semakin besar saja saat melihat bagaimana cara Mayang menatapnya dan Via. Seakan ada rasa jijik yang tersirat dibalik tatapannya. Tidak tahu maknanya apa, yang jelas perasaannya mengatakan Mayang tidak menyukai keberadaannya di samping Fachri. Apakah Fachri bisa merasakan itu juga atau tidak, Arin tidak tahu. Yang jelas, ini untuk pertama kalinya Fachri tidak pernah melep

