EXTRA PART (SELESAI) Aksa yang sedang sibuk bekerja, terpaksa harus pulang secara tiba-tiba, karena Muezha baru saja meneleponnya, lalu mengatakan bahwa dia sedang menginginkan sesuatu yang tidak bisa ditunda. Namun, ia tidak berhasil membuat Muezha mengatakan keinginannya itu secara gamblang, dan wanita itu hanya menyuruhnya untuk segera pulang. "Syukurlah kau baik-baik saja." Aksa langsung menangkup kedua pipinya Muezha begitu ia sampai di teras rumah, karena wanita itu sengaja menunggunya di sana. Lalu ia pun mendaratkan sebuah kecupan singkat di atas bibir istrinya. "Apa yang sedang kau inginkan, hmm?" "Aku ingin makan sekarang juga." Aksa langsung mengerutkan keningnya dengan pandangan bertanya-tanya. "Bik Summi sudah memasak, ‘kan?" Muezha hanya mengangguk pelan. "Tapi ak

