PART 30: MENGHADAPI AKSA “Apa itu benar?” Baik Kavi, maupun Muezha, kompak menoleh ke asal suara. Terlihatlah Aksa yang sedang berdiri memperhatikan mereka berdua dengan salah satu tangan yang dimasukkan ke dalam saku celana, dan tangan lainnya yang sedang memegang gelas minuman. Gestur tubuhnya terlihat sangat santai, berbanding terbalik dengan Kavi dan Muezha yang baru saja mendengar suaranya. Muezha langsung terhenyak di tempat. Ia tidak menyangka kalau Aksa ada di sekitar mereka. Saking sibuknya berbicara, ia jadi lupa memperhatikan keadaan di sekelilingnya. Sedangkan Kavi langsung memalingkan wajah, lalu mengumpat kasar sambil meremas rambutnya. Kenapa Aksa bisa ada di sana? Dan sejak kapan dia memperhatikan mereka berdua? Apa dia mendengar semua perkataannya? Tapi, musik yang dim

