31: Bicara 2

1125 Kata

PART 32: BICARA (2) “Apa kau yakin?” tanya Anita yang terlihat sangat mencemaskan Muezha atas keputusan yang diambilnya secara tiba-tiba, yang membuat Muezha langsung bergerak untuk menggenggam kedua tangan ibunya. "Mama tenang saja, aku sudah memikirkan semuanya." Muezha tersenyum lembut ke arah Anita, agar kecemasan yang tergambar jelas di wajah ibunya itu segera sirna. "Baiklah," gumam Anita setelah terdiam untuk waktu yang cukup lama sambil menatap kedua mata putrinya. "Tapi, Aksa tidak memaksamu untuk melakukan semua ini, ‘kan?" Muezha menggelengkan kepalanya saat itu juga. Karena Aksa tidak pernah memaksanya, dan keputusan ini murni dari dalam lubuk hatinya yang mulai terbuka setelah sekian lama diselimuti oleh kabut kekecewaan karena Aksa yang tidak mau mempercayai darah dagingn

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN