Bab 35. Dua Insan

1001 Kata

Kedua tangan Junno meremat pinggul Camelia ketika perempuan itu menurunkan tubuhnya dan milik mereka menyatu. Alat tempurnya terbenam perlahan dan keduanya sama-sama memejamkan mata diikuti des*han pelan. Camelia berpegangan pada pundaknya, dan mereka terdiam beberapa detik sekedar untuk menyesuaikan diri dan merasakan debaran gila yang menguasai d**a. Kedua mata itu saling menatap seiring rasa lain yang hadir mendominasi. Entah itu senang, bahagia bercampur semangat yang menggebu-gebu. Camelia mulai bergerak sementara Junno mendongak untuk meraih bibirnya yang seranun stroberi. Semanis anggur dan senikmat candu. "Aahhh!" Des*han Camelia terdengar lirih dan napasnya menderu-deru seperti halnya Junno. Tubuh mereka semakin memanas dan hasrat terus menanjak seiring semakin cepatnya perem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN