[79]

1014 Kata

Pandangan akan Kota Eyelwe terpampang nyata di mata Gerhard yang kini tengah duduk di balkon kamar Nikita Talfaern yang terletak di lantai 5. Sejauh mata memandang hanya terlihat pepohonan dari Hutan Maylea serta bukit - bukit kecil yang berada di kejauhan. Mata Gerhard memicing saat pria itu menangkap pemandangan Gunung Aesira yang begitu hijau. Semilir angin menerpa kulit Gerhard, menerbangkan rambut pria itu yang kini semakin semakin memanjang. Tanpa pria itu sadari seorang wanita datang mendekatinya dengan sebuah mangkuk berisikan cairan berwarna hitam beserta kuas dan sisir. Wanita itu meletakkan mangkuk yang ia bawa ke atas meja, kemudian menghampiri pria yang sedang menikmati pemandangan tersebut. "Kau menikmati pemandangannya?" tanya Nikita sambil berjalan mendekati pria itu. Ge

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN