[67]

1315 Kata

"Apa aku kurang tampan untuk berdansa dengan mereka?" gumam Jaromir. Mata Jaromir pun kembali menatap Gerhard dan Nikita. Kedua orang itu saling menatap satu sama lain. Tak ingin mengganggu percakapan kedua orang tersebut, Jaromir memilih pergi dan mengalihkan perhatiannya pada makanan lain. Kini hanya tinggal menyisakan Nikita dan juga Gerhard yang saling menatap satu sama lain. "Apa yang kau lakukan?" tanya Gerhard. "Apa yang aku lakukan? Bukankah seharusnya kau berterima kasih kepadaku karena telah menolongmu dari 2 wanita gila?" ujar Nikita. Gerhard menatap Nikita sambil menaikkan sebelah alisnya karena tak mengerti dengan apa yang dibicarakan oleh Nikita. "Katya dan Nala. 2 wanita gila yang sangat menyukai pria tampan. Respon mereka saat mendengar ada pria tampan dari Akademi Lor

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN