Kembali kepada Nikita, wanita itu terus melangkahkan kakinya menyusuri area ruang bawah tanah yang memiliki banyak sekali kantung - kantung putih berisikan barang - barang yang bahkan tak Nikita ketahui apa isinya. Mata Nikita akhirnya berhenti pada sebuah kantung berwarna putih dengan tulisan Lorillis Adarlan di bagian depannya. Untuk ruang bawah tanah, sepertinya ruangan itu lebih cocok dikatakan sebagai sebuah rumah, bahkan ruangan tersebut menyimpan banyak sekali barang - barang milik istana yang tampak sudah tak terpakai. Ada pula beberapa pintu yang tertutup dan entah menghubung ke arah mana, namun Nikita hanya berfokus pada ruang utama dan mencari kantung putih sampai dirinya menemukan kantung putih yang digunakan untuk mengumpulkan barang - barang para murid dari Akademi Lorillis

