Gerhard masih menatap Qurt mengapa pria itu bisa dengan mudahnya mengendalikan Abraxas dan Conan bahkan sampai kedua pria itu tak bisa menggerakan tubuh mereka sendiri. Kini Qurt yang justru mengarahkan pedang miliknya ke arah leher Abraxas. "Hentikan!" pekik Nikita dari arah belakang Abraxas dan Conan. Sebuah suara nyaring muncul dari arah belakang, membuat Gerhard dan Qurt menoleh, namun tidak dengan Abraxas dan Conan yang kini justru sedang dalam kendali Qurt. Tangan Nikita bergerak, sebuah cahaya merah keluar dari telapak tangan Nikita. Gerhard kembali teringat bagaimana Nikita menggunakan kekuatannya untuk menidurkan para penjaga, matanya pun membulat. Swing ! Nikita melemparkan cahaya merah yang ada di tangannya ke arah Gerhard, namun dengan cepat . . . Syut ! Qurt langsung

