Alden berjalan bolak balik di teras sembari terus mengotak atik ponsel nya. "Kenapa belum pulang juga" ujar Alden gusar sesekali mengacak rambut nya. Bagaimana Alden tidak gusar, Lydia belum pulang juga setelah kejadian di parkiran tadi. Sebenarnya tidak begitu penting soal Lydia, tapi Aspen, balita imut nan menggemaskan itu juga dibawa gadis itu sekalian. "Kenapa ponsel nya dimatikan" racau Alden, sedari tadi Alden berusaha menghubungi Lydia, tentu saja untuk bertanya dimana posisi gadis itu beserta sang anak. Menyesal? ya bisa di bilang seperti itu. Seperti nya terlalu jahat mengatakan kalau Lidya itu pembantu. Karena dasarnya Alden sendiri yang membutuhkan Lydia. Walaupun Lydia sendiri memang sedang butuh uang, tapi soal bekerja merawat Aspen, Alden lah yang menginginkan nya. "s*

