"Masuk dulu, bu." Sopan Agatha menarik tangan wanita paruh baya itu, sementara Agler hanya diam memperhatikan, tidak lupa mengekor di belakang sang istri. Agler tidak mengenal wanita itu sama sekali, tapi karena Agatha mengenalnya, dia tidak keberatan jika masuk ke rumah. Agler ikut duduk di hadapan Agatha yang tengah mengenggam tangan wanita paruh baya tersebut. "Ibu kesini karena apa?" tanya Agatha memulai pembicaraan. Wanita paruh baya yang baru saja datang adalah ibu Ando, entah apa niat wanita itu bertandang malam-malam seperti ini di rumah Agler. "Ibu mau minta maaf atas apa yang di lalukan Ando sama kamu Nak. Maafin Ando ya, tolong jangan penjarakan dia. Ibu tidak mau sekolahnya kandas di tengah jalan," bujuk ibu Ando yang bernama Mira. Agler yang mendengarnya segera angk

