Bab 6. Khawatir

1099 Kata

Bab 6. Khawatir Menjelang tiga harian, Sonya tidak berani menemui keluarga ini. Sonya bahkan mengatakan kalau dia harus berangkat pagi ke koperasi dan pulang hingga larut. Dia tidak banyak bicara setelah kejadian malam itu untuk yang terulang kedua kalinya. Ketika bertemu Rendy, Sonya akan memilih membuang muka. Sekali pun Rendy marah, Sonya akan hadapi sebisanya. Lalu, jika kejadian itu terulang lagi, Sonya mungkin akan pasrah. “Mau sampai kapan kamu membuang muka begitu?” tanya Rendy seolah dia tidak berbuat kesalahan apa pun. “Kamu yang salah, kamu juga yang cemberut. Aneh!” Sonya tidak menggubris. Dia memilih sibuk menyiapkan pakaian untuk Rendy dan perlengkapan lainnya untuk ke kantor. “Harusnya kamu bersyukur masih ada pria yang mau sama kamu.” Rendy masih berceloteh. “Semua oran

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN