30. Naked.

1466 Kata

Saat kekalutan merajai diri, sebaiknya berhenti dan pergi. Bukan terus memaksanya dan berakhir menyakiti. *** Asap rokok itu membumbung tinggi usai keluar lewat bibir Satria, ia bersandar pada tembok pegangan tangga di lantai lima rumah susun yang ditinggali Melki, ada Irwan yang ikut menemaninya menikmati nikotin itu. Satria mengeluarkan sesuatu dari saku celana dan menunjukan benda itu di depan Irwan yang refleks mendelik melihatnya, ia hampir merebut benda itu, tapi Satria lebih dulu menghindar dan tersenyum miring. “Lo udah gila, Sat? Stres ya stres, tapi nggak perlu sampai main kayak gitulah, masa depan lo masih panjang,” tutur Irwan tak setuju dengan rencana Satria, dari mana Satria mendapatkan benda haram itu. “Sejak kapan gue punya masa depan?” Satria terkekeh sendiri. “Sumpa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN