Kau pernah begitu pandai membuat relung ini bergemuruh, meski akhirnya kau membuat jarak hingga kita semakin jauh. *** Elsa benar-benar memutuskan resign dari kantor Hasan meski belum genap sebulan bekerja dan sudah tanda tangan kontrak, tapi baginya kenyamanan bekerja itu lebih penting, Elsa tak ingin setiap hari mendapatkan teror dari Satria meski bukan teror mengerikan—melainkan teror perasaan. Bukan berarti Elsa menyerah dan kembali pada permintaan Mentari untuk jadi model lagi, Elsa sama sekali tak tertarik dengan pekerjaan lamanya. Gadis itu duduk sendirian di balik meja kafe yang disinggahinya siang ini. Sebuah laptop turut serta menemaninya, ia sibuk mencari kantor baru yang akan ia kirimi lamaran pekerjaan, Elsa tak mungkin berlama-lama menganggur dan memberikan celah pada Ment

