Zihan masih terpaku pada layar monitor yang sudah gelap itu, pikirannya melayang entah ke mana hingga tidak menyadari Sandres masuk ke dalam ruangannya sambil membawa seikat bunga mawar putih untuk Zihan. Sandres mendekati Zihan dan memeluknya dari belakang, membuat Zihan yang sedang asyik dalam lamunannya terkejut. “Eh? Kapan masuknya kamu?” Zihan yang sedang duduk menoleh dan Sandres mengecup kening Zihan saat wajah keduanya berdekatan. Tanpa sadar Zihan melepas pelukan Sandres dan berdiri lalu menuju sofa di ruang kerjanya. Sandres mengikutinya, bunga yang semula ia letakkan di atas meja kerja Zihan ia bawa dan memberikannya kepada Zihan secara langsung. “Thanks, tapi jangan terlalu sering memberikanku bunga Sandres, aku tidak begitu menyukainya.” Zihan menerima bunga itu lalu melet

